PENERAPAN DISIPLIN POSITIF DALAM PENGASUHAN ANAK OLEH KELUARGA YANG TELAH DIREUNIFIKASI DI KOTA BANDUNG

Irniyati Samosir

Sari


Abstract

 

The formulation of the problems in this research is to identify the model for positive discipline in child care within the reunited families in Bandung. The sub problems is to identify application of positive discipline in reunited families, to identify the result of positive discipline, to identify the reflection of positive discipline by the reunited families and to identify the improved model of positive discipline. The objectives of this research are to identify the child care pattern in reunified families and identify practices of positive discipline in reunified families in order to stregthen child care in the family. This research is using qualitative approach with action research methods. The data collection is collected using depth interview, documentation study, observation and discussions with child, parents and family. Data check was done with 1) Credibility test which covers: observation extension, increasing perseverance, triangulation, professional discussions and member check; 2) Transferability; 3) Dependability; 4) Conformability. For data analysis was done by qualitative data analysis, which covers these steps: data reduction, data display and drawing conclusions and verifications. The participants in this research are children and family which have been reunited, with the parent educational background up to elementary school, most of the parents is working as a laborer and household domestic worker and do not have the knowledge and skill on care. The result of this research has shown the increase knowledge for parents and reunited families on the necessity, the rights and methods of child care. These knowledge and understanding has an impact on the care pattern and parents and family attitude towards the child. The outcome of this research is a practical implication of positive discipline model in family based care for reunited families. In theory, this research confirms various assumption on positive discipline approaches especially on the role of giving warmth during care, and assumption on the child development phases from Erik Erikson which urgently needs to be understood by parents in order for them to give care appropriately with the child’s development.

 

Key words: Positive Discipline; Reunified; Family Based Care

 

Abstrak

 

Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah model penerapan disiplin positif dalam pengasuhan anak oleh keluarga yang telah direunifikasi di kota Bandung. Sub-sub permasalahannya adalah bagaimana karakteristik dan interaksi anak dan keluarga yang telah direunifikasi, bagaimana perencanaan model disiplin positif untuk keluarga yang telah direunifikasi, bagaimana aplikasi disiplin positif oleh keluarga yang telah direunifikasi, bagaimana hasil yang dicapai dari penerapan disiplin positif, bagaiman refleksi terhadap penerapan disiplin positif oleh keluarga yang telah direunifikasi serta bagaimana penyempurnaan model penerapan disiplin positif. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana pola pengasuhan anak dalam keluarga yang telah direunifikasi serta bagaimana penerapan disiplin positif kepada keluarga yang telah direunifikasi dalam rangka memperkuat pengasuhan anak dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian action research. Pengumpulan data diperoleh menggunakan teknik wawancara mendalam, studi dokumentasi, observasi dan diskusi dengan anak, orangtua dan keluarga.  Sedangkan pemeriksaan data dilakukan dengan: 1) Uji kredibilitas yang meliputi : perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, diskusi teman sejawat dan membercheck; 2) Transferability; 3) Dependability; 4) Konfirmability. Untuk analisis data dilakukan melalui analisis data kualitatif, meliputi tahapan: reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Partisipan dalam penelitian ini adalah anak dan keluarga yang telah direunifikasi, dengan latar belakang pendidikan orangtua tingkat SD, kebanyakan bekerja sebagai buruh dan pembantu rumah tangga serta tidak memiliki cukup pengetahuan dan keterampilan tentang pengasuhan.  Hasil penelitian menunjukkan adanya penambahan pengetahuan orangtua dan keluarga yang telah direunifikasi mengenai kebutuhan, hak dan cara pengasuhan anak. Pengetahuan dan pemahaman tersebut berdampak kepada perubahan pada pola pengasuhan dan sikap orangtua dan keluarga terhadap anak. Penelitian ini juga menghasilkan implikasi praktis berupa Model Penerapan Disiplin Positif dalam Pengasuhan oleh Keluarga yang Telah Direunifikasi. Secara teoritik, penelitian juga mengkonfirmasi beberapa asumsi tentang pendekatan disiplin positif khususnya tentang peran pemberian kehangatan dalam pengasuhan, serta asumsi tentang tahapan perkembangan anak dari Erik Erikson yang sangat perlu dipahami oleh orangtua agar dapat memberikan pengasuhan sesuai kebutuhan perkembangan anak.

Kata kunci: Disiplin Positif; Reunifikasi; Pengasuhan Berbasis Keluarga


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31595/peksos.v15i2.84

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.